[1]
Adam, Richard. “Predatory Pricing for E-Commerce Businesses from a Business Competition Law Perspective.” Journal of Law and Sustainable Development 11, no. 8 (September 29, 2023): e1438.
https://doi.org/10.55908/sdgs.v11i8.1438.
[4]
Elhauge, Einer, and Damien Geradin. Global Antitrust Law and Economics. 2nd ed. St. Paul, MN: Foundation Press, 2011.
[5]
Gavil, Andrew I., William E. Kovacic, Jonathan B. Baker, and Joshua D. Wright. Antitrust Law in Perspective: Cases, Concepts, and Problems in Competition Policy. 3rd ed. St. Paul, MN: West Academic Publishing, 2017.
[6]
Hermansyah. Pokok-Pokok Hukum Persaingan Usaha Di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008.
[7]
Himawan, Farhandi, and Anna Maria Tri Anggraini. “Perbandingan Penerapan Predatory Pricing Menurut Hukum Persaingan Usaha Indonesia Dan Amerika Serikat.” Reformasi Hukum Trisakti 5, no. 3 (June 13, 2023): 847–60.
https://doi.org/10.25105/refor.v5i3.16483.
[8]
Hovenkamp, Herbert. Antitrust. 2nd ed. St. Paul, MN: West Publishing Company, 1993.
[9]
Jemarut, Wihelmus. “Pendekatan Rule Of Reason Dan Per Se Illegal Dalam Perkara Persaingan Usaha.” Widya Yuridika 3, no. 2 (November 27, 2020): 377.
https://doi.org/10.31328/wy.v3i2.1688.
[10]
Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 1 Tahun 1999 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (1999).
[11]
———. Peraturan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 2 Tahun 2023 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (2023).
[12]
———. Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 03/KPPU-L/2020 (2020).
[13]
Kurniawan, Luthfi J., and Devi Meyliana Savitri Kumalasari. Hukum Persaingan Usaha: Studi Konsep Pembuktian Terhadap Perjanjian Penetapan Harga Dalam Persaingan Usaha. Malang: Setara Press, 2013.
[14]
Lubis, Andi Fahmi, Anna Maria Tri Anggraini, Kurnia Toha, L. Budi Kagramanto, M. Hawin, Paramita Prananingtyas, Sukarmi, Syamsul Maarif, and Udin Silalahi. Hukum Persaingan Usaha: Buku Teks. 2nd ed. Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha, 2017.
[15]
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Agung Nomor 951 K/Pdt.Sus-KPPU/2021 (2021).
[16]
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. 2nd ed. Jakarta: Kencana, 2019.
[18]
Pemerintah Republik Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek van Koophandel) (1847).
[19]
———. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (1999).
[20]
Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 1/Pdt.Sus-KPPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst. (2021).
[21]
Pompe, Sebastian. Ikhtisar Ketentuan Hukum Persaingan Usaha. 1st ed. Jakarta: The Indonesia Netherlands National Legal Reform Program (NLRP), 2010.
[22]
Prahmana, Vicky Darmawan, and Ditha Wiradiputra. “Predatory Pricing Dalam E-Commerce Menurut Perspektif Hukum Persaingan Usaha.” JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan) 6, no. 3 (July 3, 2022).
https://doi.org/10.58258/jisip.v6i3.3277.
[23]
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan (2014).
[24]
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif: Untuk Penelitian Yang Bersifat Eksploratif, Enterpretif, Interaktif Dan Konstruktif. 3rd ed. Bandung: Alfabeta, 2017.
[25]
Sutanto, Vincentius Eric. “Analisis Pendekatan Rules of Reason Dalam Kasus Praktik Predatory Pricing (Studi Kasus Putusan Nomor 03/KPPU-L/2020).” Wajah Hukum 7, no. 1 (April 5, 2023): 17.
https://doi.org/10.33087/wjh.v7i1.1001.
[26]
Syah, Muhammad Irfan, Yuni Dhea Utari, Koni Piranda, and Muhammad Rizky Anes. “The Relationship between Business Competition Law and Commercial Law in Ensuring Healthy Business Competition in the Market.” INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research 1, no. 3 (June 5, 2024): 116–30.
https://doi.org/10.61166/interdisiplin.v1i3.29.
[28]
Ukas, Ukas, and Padrisan Jamba. “Analisis Yuridis Pelaksanaan Undang -Undang No 7 Tahun 2014 Terhadap Pergerakan Barang Di Kota Batam.” Jurnal Jejak Hukum Indonesia (JHI) 1, no. 2 (November 4, 2024): 56–63.
https://doi.org/10.63462/tfmfpy21.