PENJATUHAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DENGAN MOTIF BALAS DENDAM (REVENGE PORN) DISERTAI PEMERASAN DAN KEKERASAN Studi Putusan Nomor 71/Pid.Sus/2023/PN Pdl
Universitas Bhayangkara Surabaya
Universitas Bhayangkara Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.55499/judiciary.v14i2.375Perkembangan teknologi informasi menciptakan bentuk kejahatan baru, salah satunya penyebaran konten pornografi berdasarkan motif balas dendam atau revenge porn. Penelitian ini mengkaji penerapan hukum dalam kasus penyebaran konten bermuatan kesusilaan dengan motif balas dendam yang disertai pemerasan dan kekerasan sebagaimana tertuang dalam Putusan Nomor 71/Pid.Sus/2023/PN Pdl. Permasalahan yang dikaji adalah pengaturan mengenai revenge porn disertai pemerasan dan kekerasan, serta kesesuaian dakwaan pada putusan hakim dengan peraturan perundang-undangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revenge porn diatur dalam KUHP, Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dakwaan alternatif yang diberikan Penuntut Umum dan disahkan hakim belum sesuai karena terdakwa melakukan beberapa tindak pidana (concursus realis), yaitu penyebaran konten asusila, pemerasan, dan pengancaman. Penggunaan dakwaan alternatif mengakibatkan tindak pidana lain yang menimbulkan penderitaan korban terkesampingkan karena tidak tercantum dalam surat dakwaan. Seharusnya digunakan dakwaan kumulatif agar seluruh perbuatan terdakwa dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan perlindungan hukum yang komprehensif bagi korban. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pemahaman aparat penegak hukum dalam menyusun dakwaan untuk kasus kejahatan siber yang kompleks.
Keywords: Dakwaan Kumulatif Kekerasan Seksual Pemerasan Revenge Porn
Alfons, Revalno, Juanrico Alfaromona Sumarezs Titahelu, and Iqbal Taufik. “Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Kasus Tindakan Pencurian Kendaraan Bermotor Yang Di Lakukan Oleh Anak.” TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum 4, no. 4 (June 28, 2024): 292. https://doi.org/10.47268/tatohi.v4i4.2434.
Ashton, Sarah, Karalyn McDonald, and Maggie Kirkman. “What Does ‘Pornography’ Mean in the Digital Age? Revisiting a Definition for Social Science Researchers.” Porn Studies 6, no. 2 (April 3, 2019): 144–68. https://doi.org/10.1080/23268743.2018.1544096.
Camilleri, Christina, Justin T. Perry, and Stephen Sammut. “Compulsive Internet Pornography Use and Mental Health: A Cross-Sectional Study in a Sample of University Students in the United States.” Frontiers in Psychology 11 (January 12, 2021). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.613244.
Donets, Pol, and Nataliya Krynytska. “Here Be Dragons: The Evolution of Cyberspace from William Gibson to Neal Stephenson.” American, British and Canadian Studies 38, no. 1 (June 1, 2022): 76–98. https://doi.org/10.2478/abcsj-2022-0005.
Eldem, Tuba. “Global Cyberspace Security and Critical Information Infrastructure Protection.” In Global Encyclopedia of Public Administration, Public Policy, and Governance, 1–11. Cham: Springer International Publishing, 2021. https://doi.org/10.1007/978-3-319-31816-5_3987-1.
Faizal, Muhammad Fadhla, Muhammad Farhan, Al Farell Omar Luthfi, and Dwi Desi Yayi Tarina. “Revenge Porn Sebagai Suatu Bentuk Tindak Pidana Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik.” Media Hukum Indonesia (MHI) 2, no. 4 (December 9, 2024). https://doi.org/10.1177/1557085116658593.
Harahap, M. Yahya. Hukum Acara Perdata. Jakarta: Sinar Grafika, 2021.
Have, Henk ten, and Maria do Céu Patrão Neves. “Violence.” In Dictionary of Global Bioethics, 1035–1035. Cham: Springer International Publishing, 2021. https://doi.org/10.1007/978-3-030-54161-3_511.
Hussein, Omar Abdulsalam, and Nazura Abdul Manap. “The Crime of Cyber Blackmail in the Era of Artificial Intelligence.” Journal of Infrastructure Policy and Development 8, no. 13 (November 8, 2024): 8108. https://doi.org/10.24294/jipd8108.
Karlina, Lina, and Hasuri. “Perlindungan Hukum Bagi Korban Penyebarluasan Konten Pornografi Dengan Motif Balas Dendam (Revenge Porn).” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik 4, no. 6 (September 14, 2024): 2343–51. https://doi.org/10.38035/jihhp.v4i6.2713.
Krisnalita, Louisa Yesami, and Sisi Rahayu. “Analisis Yuridis Mengenai Tindak Pidana Pornografi Secara Berlanjut.” Justice Voice 1, no. 2 (January 2, 2023): 71–80. https://doi.org/10.37893/jv.v1i2.187.
Leonard, Allenna, Tom Scholte, Ken Shepherd, and Joe Truss. “Cybernetics Approaches and Models.” In Handbook of Systems Sciences, 1–20. Singapore: Springer Singapore, 2021. https://doi.org/10.1007/978-981-13-0370-8_66-2.
Margono. Asas Keadilan, Kemanfaatan Dan Kepastian Hukum Dalam Putusan Hakim. Jakarta Timur: Sinar Grafika, 2019.
Mauliddina, Sintya, Yusti Probowati Rahayu, Ajuni Ajuni, and Mary Philia Elisabeth. “Revenge Porn Dan Dampak Psikologis Pada Korban: Kajian Psikologis Dan Tinjauan Singkat Hukum.” Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development 7, no. 1 (November 25, 2024): 367–75. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i1.1200.
Milikova, A.V. “The Indictment Is the Main Criminal Procedural Act of the Preliminary Investigation.” Law Gazette of the Kuban State University 17, no. 2 (2025): 80–86. https://doi.org/10.31429/20785836-17-2-80-86.
Mulyadi, Mulyadi, Devina Yadita, Dwi Cinta Wiliananda Putri, Muhammad Irfan Maulana, Rifansyah Nugraha, Soultan Raffly Akbar, Syaiful Malik, Vaganti Safa Sukma Rubianti, and Yashinta Nurul Imani. “REVENGE PORN DITINJAU DARI SUDUT PANDANG YURIDIS INDONESIA.” Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan 4, no. 1 (May 30, 2024): 77–87. https://doi.org/10.3783/CAUSA.V4I1.3457.
Nugraha, Satriya. Metode Penelitian Hukum. Ruang Karya Bersama, 2024.
Pahmi, Sahrul, Ria Hopipah, Ditami Ayu Saputri, Tiara Puspa Dewi, Heni Yulita, and Atri Widowati. “Studi Literatur Terhadap Kekerasan Di Kalangan Remaja.” Jurnal Basicedu 8, no. 1 (December 12, 2023): 911–20. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.6354.
Pangesti, Angela Ajeng. “PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN TINDAK PIDANA REVENGE PORN.” Jurnal Ilmu Hukum: ALETHEA 7, no. 2 (August 30, 2024): 97–113. https://doi.org/10.24246/alethea.vol7.no2.p97-113.
Patel, Unnati, and Ronald Roesch. “The Prevalence of Technology-Facilitated Sexual Violence: A Meta-Analysis and Systematic Review.” Trauma, Violence, & Abuse 23, no. 2 (April 15, 2022): 428–43. https://doi.org/10.1177/1524838020958057.
Rasiwan, Iwan, and Rheyna Terranova. “Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Revenge Porn Di Indonesia: Antara Celah Hukum Dan Urgensi Perlindungan Korban.” Jurnal Hukum Indonesia 3, no. 4 (October 10, 2024): 158–67. https://doi.org/10.58344/jhi.v3i4.1106.
Salsabila, Assytha, and Ayu Salwa Maharani. “Perlindungan Hukum Terhadap Korban Konten Kejahatan Pornografi Balas Dendam (Revenge Porn) Ditinjau Dari Perspektif Viktimologi.” Southeast Asian Journal of Victimology 2, no. 1 (June 30, 2024): 80. https://doi.org/10.51825/sajv.v2i1.25434.
Sari, Zalzabila Armadani Purnama. “PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA PORNOGRAFI BALAS DENDAM (REVENGE PORN).” Jurnal Magister Hukum ARGUMENTUM 8, no. 1 (July 7, 2022): 1–13. https://doi.org/10.24123/argu.v7i2.4928.
Sofyan, Andi Muhammad. Hukum Acara Pidana. Jakarta: Prenada Media, 2022.
Suyanto, Dr. Suyanto. Metode Penelitian Hukum Pengantar Penelitian Normatif, Empiris Dan Gabungan. Gresik: Unigress Press, 2022.
Tauda, Gunawan A. “Kekuatan Mengikat Pertimbangan Hukum Putusan Mahkamah Konsitusi Dalam Perkara Pengujian Undang-Undang (Studi Putusan Nomor 20/PUU-XIX/2021).” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 31, no. 2 (August 5, 2024): 358–83. https://doi.org/10.20885/iustum.vol31.iss2.art6.
Wangsa, Anak Agung Istri Agung Gita Gayatri, and I Dewa gede Dana Sugama. “Implementasi Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pornografi Balas Dendam (Revenge Porn) Di Indonesia.” Jurnal Kertha Semaya 12, no. 03 (2023): 280–94. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/KS.2024.v12.i03.p02